Thursday, September 17, 2015

Inilah Wajah Raja Begal di Makassar


Inilah Wajah Raja Begal di Makassar

Kamis , 17 September 2015 19:01 

Diringkus, Inilah Wajah Raja Begal di Makassar
MAKASSAR – Firman alias Balao akhirnya merasakan hidup di balik jeruji besi usai diringkus aparat kepolisian, Kamis (17/9/2015) sore. Balao ditangkap lantaran perbuatannya selama ini sebagai Raja Begal di wilayah Kota Makasar. 

Balao mendekam di balik jeruji Mapolsek Panakkukang setelah ditangkap oleh aparat Polsek Makassar dan diserahkan ke Polsek Panakkukang karena puluhan kali beraksi di Kecamatan Panakkukang.

Modus operandinya, Balao biasanya beraksi seorang diri atau dua orang dengan rekannya dengan cara memepet korban lalu mengancam menggunakan senjata tajam untuk mengambil barang berharga korbannya. 

Selain itu, ia biasa menabrakkan kendaraannya ke kendaraan korban saat korban lengah dan langsung menarik tas atau telepon genggam korban. Kapolsek Panakkukang Kompol Woro Susilo membenarkan hal itu. Dikatakan, saat ini pihaknya masih menginterogasi pelaku untuk mencari rekan pelaku yang lainnya. 

“Masih diinterogasi mas, nanti kalau selesai semua baru kita infokan perkembangannya. Ada tiga orang rekannya yang saat ini kami kejar,” bebernya.

Sumber : rakyatku.com

Tombol Dislike di Facebook

Sebentar Lagi Ada Tombol Dislike di Facebook

Rabu, 16 September 2015 19:59
Sebentar Lagi Ada Tombol Dislike di Facebook

Pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg 

 JAKARTA -- Setelah menolak gagasan tersebut lantaran dianggap terlalu negatif, Facebook akhirnya resmi membuat tombol “Dislike”.

Bos besar Facebook, Mark Zuckerberg, dalam sebuah sesi Q & A, mengatakan bahwa tombol itu akan segera diujikan sesegara mungkin.

“Kami akhirnya mendengar Anda, dan kami sedang bekerja hari ini, dan kami akan memberikan sesuatu yang memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih besar,” kata Zuckerberg dalam kesempatan itu.
Kita tahu, orang-orang telah mempertanyakan tombol itu selama bertahun-tahun.

“Mungkin sudah ratusan orang yang bertanya soal ini, dan hari ini adalah hari istimewa karena hari ini adalah saya benar-benar bisa mengatakan bahwa kami sedang dalam perkembangan, dan akan segera mengabulkannya...”

Seperti dilansir Metro.co.uk, pria lulusan Harvard itu mengatakan bahwa perusahaan berharap tombol ini akan tidak digunakan untuk kepentingan negatif—tetapi untuk mengekspresikan sebuah sikap empati.

“Tidak setiap saat adalah hal yang baik. Jika Anda berbagi sesuatu yang menyedihkan seperti krisis pengungsi yang menyentuh Anda atau anggota keluarga meninggal, hal itu mungkin tidak nyaman untuk menyukai tautan tersebut... Saya pikir saya sangaat penting untuk memberi orang lebih banyak pilihan daripada menyukainya,” Zuckerberg menegaskan.

Sumber : WARTA KOTA
Terkait : Facebook

20 Ribu Warga Aceh Keluar dari Agama Islam

20 Ribu Warga Aceh Keluar dari Agama Islam Karena Umat Non-Muslim Nikah Dengan Muslim Setelah Nikah Kembali Ke Non-Muslim

Muslim worshippers gather for an evening collective prayer and zikr outside a mosque in Banda Aceh 

ACEH – Dalam 10 tahun terakhir, sekitar 20 ribu warga Aceh pindah agama dari Islam ke non-muslim. Data mengejutkan ini disampaikan mantan Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar

Data sekitar 20 ribu warga Aceh telah pindah agama itu kini sudah berada di pemerintah.“Namun kita tidaklah harus salahkan mereka (karena berpindah agama), melainkan kesalahan pribadi dari diri kita masing-masing yang tidak lagi menjadikan agama sebagai bagian dari kehidupan kita,” sebut Muhammad Nazar.

Menurutnya, kebanyakan warga yang pihak agama tersebut adalah kaum muda dari berbagai suku dan kabupaten di Aceh, terutama di perbatasan. Modus kepindahan agama sejumlah warga Aceh itu didominasi melalui status perkawinan.

Dijelaskannya, banyak warga non-muslim yang berpura-pura masuk Islam kemudian menikahi wanita atau pria warga Aceh. Setelah memiliki anak, warga tadi kembali memeluk agama asal dan meminta istri atau suami ikut serta dengan alasan cinta.

”Modus ini terulang berulang di Aceh. Namun karena kita sendiri (warga Aceh) sibuk berpecah-belah serta melupakan dasar dari agama Islam, sehingga persoalan itu terabaikan,” katanya.

Apalagi, lanjut dia, sekarang ini sakralitas agama Islam di Aceh juga mulai hilang. “Provinsi Aceh kini dikenal di nusantara karena pemarah serta aksi premanisme. Bukan lagi karena Islam yang mengajarkan lemah lembut kepada saudara seimannya,” papar dia.

Parahnya lagi, tambah dia, posisi agama sekarang menjadi nomor dua di Aceh setelah politik. Dengan politik, orang mau melakukan apapun, seperti memfitnah, menudung orang lain kafir, serta membunuh.

”Padahal, perilaku ini sangat dilarang sejak dulu oleh Rasulullah SAW. Semua prilaku ini bukanlah ajaran Islam, namun kini dipraktekkan di Aceh,” katanya.

Di akhir khotbah Jumat, Muhammad Nazar meminta jamaah untuk kembali memperkuat uhkuwah islamiyah serta menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, dan bernegara.

”Jika ini mulai hilang. Maka, jangan salahkan tindakan anak cucu kita nantinya jika mereka mencari agama baru selain Islam,” katanya.

Sumber : kesalahanquran.wordpress.com

Friday, September 11, 2015

hewan bersayap mirip naga

Bikin heboh ilmuwan, hewan bersayap mirip naga ditemukan di Indonesia!

Hewan ini sendiri sebenarnya sudah ditemukan sejak tahun 1758. Namun entah kenapa baru-baru ini kembali membuat geger dunia internasional.

 Indonesia memang dikenal dengan sumber daya alamnya yang melimpah, termasuk flora dan faunanya. Ada berbagai macam tumbuhan dan hewan yang sudah sering ditemukan hingga yang langka sekalipun, salah satunya hewan bersayap mirip naga. Hah? Memangnya ada gitu, hewan mirip naga di Indonesia?

Naga sendiri saat ini masih dipertanyakan keberadaannya. Selama ini kita kenal sosok naga hanya dari buku cerita maupun film saja. Tapi baru-baru ini ilmuwan digegerkan dengan keberadaan hewan bersayap layaknya naga yang nyatanya memang benar-benar ditemukan di Indonesia.

Dikutip brilio.net dari higherperspectives, Kamis (10/9), hewan tersebut adalah Draco Volans yang masuk ke dalam spesies kadal. Memang jika dilihat dari penampakannya, hewan ini mempunyai bentuk layaknya kadal kebanyakan. Namun yang membuatnya istimewa adalah adanya sayap di samping kanan dan perut yang membuat banyak orang mengiranya sebagai naga. Wuih!

Draco Volans sendiri sebenarnya sudah ditemukan sejak tahun 1758. Namun baru-baru ini kembali membuat geger dunia internasional. Hewan ini hidup di hutan dengan cara berterbangan dari puncak pohon ke pohon satunya. Panjangnya mencapai 23 sentimeter. Draco Volans bisa ditemukan di Indonesia, Filipina dan Malaysia. Namun hingga kini para ilmuwan tersebut belum mau membeberkan dimana lokasi pasti penemuan hewan mirip naga itu.

Wah, kira-kira di Indonesia bagian mana ya?

Sumber : Brilio.net

Gubernur Ini Hafiz Alquran

 Gubernur Ini Hafiz Alquran

Sabtu, 25 Agustus 2012, 08:24 WIB

Tuan Guru H Muhammad Zainal Majdi
Tuan Guru H Muhammad Zainal Majdi

Berita Terkini 2015,  -Bagi Tuan Guru H Muhammad Zainal Majdi MA yang juga Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), membaca dan berusaha menghafal Alquran penting sekali.

Menurutnya, untuk memahami tuntunan Nabi Muhammad SAW terkait dengan Alquran, maka menghafal Alquran termasuk bagian dari pengkhidmatan (berkhidmat) kepada Alquran.

''Jadi, jangan sampai menghafal ayat-ayat Alquran hanyalah sekadar iseng-iseng saja,'' paparnya. Tuan Guru yang hingga kini masih melanjutkan pendidikan program doktoral pada Universitas Al Azhar Mesir itu telah menghafal Alquran sejak nyantri di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan di Lombok Timur, kurang lebih selama enam tahun yakni selama menempuh pendidikan Tsanawiyah hingga Muallimin.

''Sesungguhnya tidak sulit menghafal Alquran itu. Kalau pun ada, itu terjadi pada muraja'ah (mengulang) atau istirja' (mengembalikan memori),'' jelasnya.

Tuan Guru telah meraih gelar doktor dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir. Ia berhasil melalui ujian di Universitas Al Azhar dalam bidang tahfiz Alquran sebanyak 12 juz.

Ia mengakui, yang paling sulit  adalah pada ujian lisan, karena harus langsung menjawab dan hampir tidak ada waktu untuk berpikir.

Lantas, kapan Tuan Guru memilih waktu tepat untuk menghafal Alquran di tengah kesibukannya sebagai orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat?

''Selain ba'da shalat, saya sering memilih waktu di kendaraan dalam perjalanan ke berbagai daerah untuk menghafal Alquran mengikuti tilawah dari beberapa qori seperti Hudzaifi dan Abdul Basith.''

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

Jambret Jl Ratulangi Makassar Dihajar Massa

Jambret Jl Ratulangi Makassar Dihajar Massa

 

Ini Foto Jamaah Haji Asal Medan Indonesia

Ini Foto Jamaah Haji Asal Medan Indonesia Meninggal Saat Crane Jatuh di Masjidil Haram

Berita Haji - akibat insiden crane jatuh di Masjidil Haram karena dahsyatnya badai pasir yang melanda Mekkah, Jumat (11/9/2015), sore waktu setempat. Seorang jamaah haji asal Indonesia dinyatakan telah meninggal dunia.

Calon jamaah haji itu diketahui berasal dari Embarkasi Medan atas nama Masnauli Hasibuan Binti Sijuadil Hasibuan. Almarhumah meninggal dunia karena tertimpa material Masjidil Haram akibat crane (alat berat) yang dipakai untuk proyek perluasan area Masjidil Haram.



Berdasarkan informasi yang dihimpun KabarMakkah.Com, Almarhumah yang memegang paspor dengan nomor B1061545 adalah salah satu guru di SMA Negeri 2 Plus Sipirok Medan. Beralamat asli Desa Sisoma Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara Medan. Jenazah korban sampai saat ini masih disimpan di Rumah Sakit Ajyad Makkah.

Masnauli Hasibuan
Masnauli Hasibuan


Sementara itu, sekitar 20 jamaah haji asal Indonesia juga dilaporkan terluka akibat jatuhnya crane karena dihantam badai pasir yang melanda wilayah Makkah.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, badai tidak hanya terjadi di wilayah Makkah tetapi di Jeddah pun terjadi badai pasir.


Lukman menjelaskan, ada alat berat crane jatuh di Masjidil Haram yang mengakibatkan sejumlah calon jamaah haji menjadi korban dalam peristiwa tersebut termasuk beberapa jamaah haji dari Indonesia.

“Akan terus dipantau. Mudah-mudahan tak ada lagi. Korban jiwa ada satu orang,” pungkas Lukman

Sumber : kabarmakkah.com