Sunday, December 13, 2015

Tewas Setelah Pertahankan Tas dari Begal

Ibu ini Tewas Setelah Pertahankan Tas dari Begal

MAKASSAR – Gegara mempertahankan tasnya dari aksi penjambretan, seorang IRT bernama Hj Syamsiar (49), warga Kampung Manongkoki, Desa Manongkoki, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di RS Ibnu Sina lima jam pasca kejadian.
Peristiwa itu bermula saat korban berboncengan motor bersama anaknya Kisram (18), di depan Pasar Panaikang, Jalan Urip Sumoharjo, Minggu (13/12/2015), sekira pukul 13.30 Wita. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DD 3001 XY warna putih hitam, tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha MX warna ungu dan berusaha merampas tas warna hitam milik korban.

Saat itu korban berusaha mempertahankan tas miliknya ia terjatuh dari atas motor. Melihat korban terjatuh, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan korban bersama anaknya.

Selanjutnya, oleh anaknya korban dilarikan ke RS Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, setelah mendapatkan perawatan selama kurang lebih lima jam lamanya di ruang UGD di RS Ibnu Sina, tepat pukul 17.30 Wita, korban menghembuskan nafas yang terakhirnya.

Pihak keluarga korban sendiri belum melaporkan kasus percobaan jambret yang mengakibatkan korban jiwa tersebut, disebabkan karena korban akan segera dikebumikan di kampung halamannya di Kabupaten Takakar.
“Meski korban belum melapor terkait kasus percobaan jambret yang telah menghilangkan nyawa, kami sudah melakukan pendataan terhadap korban. Termasuk mengambil hasil visum yang sebagian besar dibagian kepala mengalami benjol dan tangan korban terdapat luka gores. Selain itu anggota dilapangan juga sementara melakukan lidik terhadap pelaku jambret tersebut” urai Kanitreskrim Polsekta Panakkukang Iptu Warpa.

Sumber : lintasterkini.com

Saturday, December 12, 2015

PENCURI DI DEPAN PINTU UNHAS MAKASSAR

PENCURI DI DEPAN PINTU UNHAS MAKASSAR

 

 

 Makassar -  Depan Pintu Unhas Makassar. Kedapatan Masuk Ke salah satu Rumah warga. dan sebelum nya sudah menggasak rumah Kost-kost yang di tinggal Pergi penghuni nya.

 

 

Sumber : YOUTUBE.COM

Tuesday, November 10, 2015

Nenek Dan Pisau Tertancap di Punggungnya

Kasian Nenek ini berjalan sempoyongan dengan pisau menancap di punggungya

 
Diduga ditusuk pisau dari belakang oleh orang gila.
Berita Terkini 2015 - Peristiwa mengejutkan terjadi pada Selasa (10/11) di Sidoarjo, Jawa Timur. Seorang nenek usia 70 tahunan ditemukan mengalami luka tusuk di punggungnya dengan pisau yang masih menancap. Padahal saat kejadian tersebut berlangsung, keadaan masih pagi sekitar pukul 09.00 WIB dan lalu lalang kendaraan cukup ramai.
Saksi mata kejadian, Doni Prasetyo mengungkapkan, awalnya ia sedang melaju ke arah Tanggulangin dari Surabaya untuk menemui rekan kerjanya. Saat dalam perjalanan, Doni merasakan HP di sakunya bergetar terus. Akhirnya Doni memutuskan untuk berhenti di pinggir jalan untuk melihat HPnya.
Doni mencari tempat yang teduh dan sepi orang agar leluasa membuka HP. Akhirnya ia menemukan tempat teduh di daerah Candi, sekitar 300 meter sebelum Pabrik Gula, dan berhenti di situ seorang diri. Saat sedang membaca dan membalas pesan, Doni mendengar dari belakang suara lirih seorang wanita meminta tolong.
Saat menoleh, Doni dikagetkan degan apa yang dilihatnya. Tepat di belakangnya ada seorang nenek berjalan sempoyongan dengan punggung tertusuk pisau menancap sekitar 20 cm. Nenek tersebut terlihat mengeluarkan banyak darah.
"Nenek tersebut berkata-kata cuma lirih saya tidak faham. Langsung saja sontak saya tolong beliau dibantu satu pengendara yang lewat dan menyempatkan berhenti di situ. Dan ada satpam juga daerah situ ikut datang mendekat," tutur Doni di akun Facebooknya seperti dikutip brilio.net, Rabu (11/11).
Sepertinya, lanjut Doni, nenek tersebut tidak sadar dengan kejadian yang menimpanya. Sebab, menurut satpam yag dikutip Doni, saat menunggu angkot nenek itu ditusuk pisau dari belakang oleh seorang wanita gila. Orang gila tadi pun langsung lari dan hingga saat ini belum ditemukan.
Orang-orang di sana juga mengatakan orang gila itu sering kadang memukul orang lewat bahkan menggunakan batu pula. "Saya pun langsung cari bantuan. Untung saya tahu teori bahwa pisau itu tidak boleh dicabut. Jadi saya melarang untuk mencabut pisau. Karena bisa merobek syaraf dan kalau terkait hukum, bisa ada sidik jari kita. Dan pertolongan tercepat bukan cari RS melainkan ke polisi terlebih dahulu. Saya ke pos polisi terdekat. Untungnya polisi di Sidoarjo sangat sigap langsung datang ke TKP bareng saya. Tidak lama juga ada pula polisi lain yang naik mobil datang," sambung Doni.
Secepatnya nenek tersebut dibawa polisi ke rumah sakit. Yang patut diwaspadai, orang gila tadi sampai sekarang belum tertangkap dan masih berkeliaran. "Berhati-hatilah‬ dan selalu waspada dari depan dan belakang," pungkas Doni.

Sumber : brilio.net

Bunda Ada Cara Pertolongan Pertama Bila Bayi Demam





Bunda Ada Cara Pertolongan Pertama Bila Bayi Demam







Berita Terkini 2015 - Saat bayi demam, mungkin Anda berpikir: Mengompres saja belum tentu cukup lalu apa lagi? Demam tak bisa dipisahkan dari proses tumbuh kembang. Terlebih di usia 0-12 bulan karena daya tahan tubuh bayi masih rendah sehingga mudah terinfeksi.

Yang perlu menjadi perhatian, bayi baru lahir sampai usia 2-3 bulan belum memiliki mekanisme pengaturan suhu tubuh yang sempurna. Meski mengalami infeksi cukup berat, bisa saja suhu tubuhnya tidak banyak mengalami perubahan. Untuk itu, perubahan perilaku merupakan tolak ukur yang lebih kuat ketimbang perubahan suhu tubuh. Di antaranya, bayi menjadi lemas, tampak tidak aktif, tidak mau minum, dan lain-lain.
Bayi demam jika suhu tubuh meningkat menjadi 38 C atau lebih. Demam bisa terjadi secara mendadak, langsung tinggi dalam beberapa jam atau meningkat perlahan-lahan dalam beberapa hari. Orangtua perlu tahu, tingginya suhu tubuh tak dapat dijadikan indikasi bahwa penyakit yang diderita semakin parah. Yang jelas, saat itu tubuh sedang berusaha melakukan perlawanan terhadap penyakit akibat infeksi. Itulah mengapa, demam dapat reda dengan sendirinya dalam 1-2 hari dan tak selalu butuh pengobatan.

Akan tetapi, mengingat tidak semua bibit penyakit mati pada suhu tubuh tinggi, maka dianjurkan untuk membawa bayi ke dokter apabila suhunya mencapai 38,5 C. Dikhawatirkan infeksi yang terjadi tergolong berat dan tubuh tak dapat mengatasinya tanpa bantuan obat-obatan.


MENGUKUR SUHU

Dari mana kita tahu kalau bayi demam? Kalau Anda punya kebiasaan mengecup kening bayi atau mengelus kepalanya dan merasa suhu tubuhnya lebih hangat, boleh jadi ia memang sedang demam. Tentu saja, selanjutnya Anda harus memastikan dengan menggunakan termometer. Jika suhunya lebih dari 38 C, berarti dia benar-benar demam. Inilah cara mengukur suhu yang benar:

* Wilayah tubuh yang dapat dijadikan tempat pengukuran suhu yaitu anus, mulut, ketiak, dahi, dan telinga. Namun yang paling dianjurkan untuk bayi adalah anus, karena wilayah inilah yang paling mendekati suhu tubuh sebenarnya. Pengukuran suhu rektal atau melalui anus juga kerap digunakan untuk mendapatkan suhu tubuh yang lebih akurat pada pasien dengan banyak keringat.

* Posisikan bayi dalam keadaan tengkurap atau dimiringkan, kemudian masukkan ujung termometer air raksa atau digital ke dalam anusnya. Jangan paksa masuk lebih dalam bila termometer sudah terasa tertahan. Tunggu sesaat hingga termometer berbunyi beep untuk yang digital atau tunggu 5 menit untuk termometer air raksa. Sebaiknya pengukuran diulang minimal 2 kali untuk memastikan.

* Jika pengukuran di anus sulit dilakukan, termometer dapat juga diselipkan di ketiak. Pastikan ujungnya menempel di kulit. Setelah itu, tekan lengan bayi ke dadanya agar termometer benar-benar terjepit. Tunggu hingga terdengar bunyi beep untuk yang digital, atau tunggu 5 menit untuk termometer air raksa. Biasanya, hasil pengukuran di ketiak lebih rendah 0,5-1 C daripada pengukuran di anus. Pengukuran di mulut agak sulit karena harus diletakkan di bawah lidah sehingga membutuhkan kerja sama yang baik. Risikonya lagi, ujung termometer yang terbuat dari kaca bisa tergigit dan pecah.

* Jangan melakukan pengukuran suhu sehabis bayi dimandikan karena suhu yang terukur akan lebih rendah daripada kondisi yang sebenarnya.

LANGKAH PERTOLONGAN

Pertolongan pertama bila bayi demam, inilah beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan di rumah:

1. Sebetulnya demam merupakan mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan bakteri dan virus. Para ahli yakin, tubuh dapat lebih efektif melawan infeksi jika suhunya naik. Nah, jika perilaku bayi tidak berubah; tetap aktif bermain, mau minum dan makan MPASI, Anda tidak perlu memberinya obat penurun panas. Biarkan tubuhnya bekerja secara alami.

2. Kenakan pada bayi baju yang tipis, nyaman, dan menyerap keringat. Hindari baju tebal, baju hangat, atau selimut tebal.

3. Berikan ASI lebih banyak dan lebih sering. Bila usianya di atas 6 bulan dapat ditambah dengan air putih, kaldu ayam, kuah sayur, atau jus buah. Saat bayi demam, penguapan cairan tubuh meningkat. Bila asupan cairan kurang karena bayi kurang minum, ini dapat menyebabkan dehidrasi ringan lantaran kebutuhan air meningkat bila suhu tubuh meningkat.

4. Tempatkan bayi di ruangan dengan sirkulasi udara yang baik.

5. Jika suhu tubuh di atas normal tapi belum demam (antara 37,5-38 C) alias sumeng, bayi/anak tak perlu diberi obat penurun panas. Cukup dengan membuatnya nyaman dalam ruangan bersuhu normal dengan pakaian biasa (jangan diselimuti) dan minum yang banyak. Umumnya, temperatur manusia meningkat pada sore hari menjelang malam dan turun setelah tengah malam menuju subuh.

6. Jika temperatur tubuh terlalu tinggi, bayi akan merasa tidak nyaman, tidak bernafsu makan dan minum, serta sulit tidur yang justru membuatnya makin sakit. Jika demikian, berikan kompres hangat yang dapat menurunkan suhu tubuh dalam waktu 30-45 menit. Caranya, lepaskan seluruh pakaian bayi, kemudian lap sekujur tubuhnya dengan menggunakan handuk yang telah dibasahi air hangat, lalu keringkan.

Ulangi beberapa kali hingga suhu tubuhnya turun. Kalau perlu, mandikan bayi dengan air hangat. Jangan pernah gunakan alkohol karena dapat terserap menuju pembuluh darah melalui kulitnya dan merusak jaringan saraf. Jangan pula gunakan air dingin/es karena akan membuat bayi tidak nyaman.

7. Gendong kanguru. Metode kanguru bisa dipakai untuk menurunkan suhu tinggi pada bayi/anak dengan cara memanfaatkan sistem pengaturan suhu tubuh ibu. Namun, cara ini hanya cocok untuk demam akibat sakit ringan. Secara psikologis gendong kanguru juga menenangkan bayi karena ia berada dalam pelukan ibu. Syaratnya, ada kontak kulit antara bayi dengan yang menggendong. Telanjangkan bayi dan dekaplah di dada di dalam baju Anda yang longgar.

8. Jika suhu sudah di atas 38 C, berikan obat penurun panas dalam bentuk drops (dengan pipet takar untuk bayi). Hati-hati dengan dosisnya karena harus diukur berdasarkan berat badannya (lebih baik tanyakan dulu pada dokternya lewat telepon). Ada 2 kelompok obat yang disarankan yakni ibuprofen dan asetaminofen/parasetamol, yang dapat diulang setiap 4 jam sekali (untuk asetaminofen) atau 6 jam sekali (untuk ibuprofen) bila suhu tubuh masih tinggi.

Lebih amannya, lakukan pengulangan hanya setelah 6 jam. Yang tidak dianjurkan untuk bayi atau anak-anak di bawah 16 tahun adalah kelompok asetosal (seperti aspirin, aspilet) dan kelompok metamisol karena dapat berakibat fatal. Penting pula diperhatikan, jangan memberi bayi 2 kelompok obat sekaligus atau obat penurun panas yang merupakan kombinasi asetaminofen dan ibuprofen.

9. Ukur suhu bila perlu setiap 3 jam sekali (patokannya supaya gampang, pertama diukur pukul 6, kedua pukul 9, ketiga pukul 12, keempat pukul 15, dan seterusnya.) Atau, bisa juga setiap satu jam sekali agar lebih akurat. Catat dan berikan kepada dokter saat melakukan konsultasi. Pola suhu tubuh dapat membantu mengetahui kemungkinan penyakit yang diderita.

Sumber : tabloidnova.com

Mengatasi Demam Pada Anak

Penyebab dan Mengatasi Demam Pada Anak



Demam adalah kondisi dimana otak mematok suhu di atas setting normal yaitu di atas 38C. Namun demikian, panas yang sesungguhnya adalah bila suhu > 38.5C.
Akibat tuntutan peningkatan setting tsb maka tubuh akan memproduksi panas.

Tiga Fase Demam

1. menggigil – sampai suhu tubuh mencapai puncaknya,
2. lalu menetap
3. dan baru akhirnya turun

Bagaimana dan Mengapa Demam Timbul
Peningkatan suhu tubuh ini disebabkan oleh beredarnya suatu molekul kecil di dalam tubuh kita yang disebut dg PIROGEN – ZAT PENCETUS PANAS.
Apa yg menyebabkan terjadinya peningkatan pembentukan pirogen? Banyak,
seperti infeksi, radang, keganasan, alergi, teething, dll.

Inflammation – Fever
 

Pertama, RADANG. Apa sih radang itu? Infeksi?

Dalam bahasa inggris, radang adalah INFLAMMATION, bukan infection. Dengan demikian, radang bisa disebabkan oleh infeksi tetapi bisa juga bukan karena infeksi.

Kalau karena infeksi, bisa infeksi kuman (bakteria) atau karena infeksi virus, jamur, parasit; tetapi kebanyakan infeksi pada bayi dan anak disebabkan oleh virus.

Apa penyebab radang yang bukan infeksi? Bisa alergi (yang tersering), bisa juga trauma, tumbuh gigi (teething), atau karena penyakit autoimun (ada kesalahan “program” di dalam tubuh dimana organ tubuh dikira sebagai “musuh” dan diserang oleh sistem imun.

Kedua, apa itu INFEKSI?

Infeksi adalah masuknya jasad renik (micro organisms atau mahluk hidup yg sangat kecil yang umumnya tidak dapat dilihat dengan mata) ke tubuh kita. Masuknya micro-organisms tersebut belum tentu menyebabkan kita jatuh sakit, tergantung banyak hal antara lain tergantung seberapa kuat daya tahan tubuh kita.

Bila sistem imun kita kuat, mungkin kita tidak jatuh sakit atau kalaupun sakit, ringan saja sakitnya, bahkan tubuh kita selanjutnya membentuk zat kekebalan (antibodi). Mikro organisme atau jasad renik tsb bisa kuman bakteri,bisa virus, jamur, dll

Ketiga, DEMAM. Apakah demam itu? Penyakit atau gejala?

Demam bukan penyakit, demam adalah gejala bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi di dalam tubuh kita. Batuk, muntah, diare juga bukan penyakit, melainkan gejala. Berhadapan dengan gejala-gejala tersebut, yang terpenting adalah mencari tahu APA PENYEBABnya.

Apakah DEMAM ITU PASTI INFEKSI? Belum tentu, meski yang terbanyak adalah
akibat infeksi. Pada bayi dan anak kebanyakan adalah infeksi virus.

Mengapa kalau infeksi harus demam?

Sudah terbukti bahwa demam sengaja dibuat oleh tubuh kita sebagai upaya membantu tubuh menyingkirkan infeksi.

Pd saat terserang infeksi, maka tentunya tubuh harus membasmi infeksi tsb.

Caranya? Dengan mengerahkan sistem imun. Pasukan komando untuk melawan infeksi adalah sel darah putih dan dalam melaksanakan tugasnya agar efektif dan tepat sasaran, sel darah putih tidak bisa sendirian, diperlukan dukungan banyak pihak termasuk pirogen. Pirogen itu membawa 2 misi:

1.Mengerahkan sel darah putih atau leukosit ke lokasi infeksi
2.Menimbulkan demam yang akan membunuh virus karena virus tidak tahan suhu
tinggi, virus tumbuh subur di suhu rendah.

Dimana peran obat penurun panas?

Obat penurun panas, bekerja menghambat ensim Cox – sehingga pembentukan
prostaglandin terganggu-yang selanjutnya menyebabkan terganggunya peningkatan
suhu tubuh. Obat penurun panas samasekali tidak mengobati si penyebab demam itu sendiri.
Obat-obatan yang justru dapat meningkatkan suhu tubuh Anti-cancer,
Antibiotics (ampicillin, clox, tetra, lincomycin, Bactrim, Septrim, INH, Flagyl), Cimetidine, Primperan

Cara Mengatasi Demam

1.Minum banyak, karena demam dapat menimbulkan dehidrasi (baca “kerugian yg
dapat terjadi karena demam”).

2.Kompres anak dengan air hangat.
Kok bukan dengan air dingin? karena apabila diberi air dingin, otak kita akan menyangka bahwa suhu diluar tubuh dingin sehingga otak akan memerintahkan tubuh untuk menaikkan suhunya dengan cara menggigil sehingga memproduksi panas.

Akibatnya suhu tubuh anak bukannya turun, melainkan tambah panas. Sebaiknya kompres dilakukan ketika: anak merasa uncomfortable, suhu mencapai 40C, pernah kejang demam/keluarga dekat pernah menderita kejang demam atau anak muntah2 sehingga obat tidak bisa masuk. Cara melakukan kompres: taruh anak di bath tub mandi dengan air hangat (30-32C) atau usapkan air hangat disekujur tubuh anak. Kalau anak menolak, duduk di bath tub beri mainan & ajak bermain.

3.Beri obat penurun panas, acetaminophen atau paracetamol seperti tempra, panadol, atau paracetol, tylenol, sesuai dosis. Kapan obat penurun panas diberikan? Bila suhu di atas 38.5C, atau bila anak uncomfortable. Sebaiknya jangan berikan obat demam apabila panasnya tidak terlalu tinggi (dibawah 38.5C).

Complication
Demam itu umumnya justru dibutuhkan sebagai salah satu bentuk perlawanan tubuh terhadap infeksi. Tetapi apakah ada sisi negatifnya? Kerugian yang bisa terjadi akibat demam:

1.Dehidrasi – karena pada saat demam, terjadi peningkatan pengeluaran cairan tubuh sehingga dapat menyebabkan dehidrasi.

2.Kejang demam, tetapi kemungkinannya sangat kecil. Selain itu, kejang demam hanya mengenai bayi usia 6 bulan sampai anak usia 3 tahun. Terjadi pada
hari pertama demam, serangan pertama jarang sekali terjadi pada usia < 6 bulan atau > 3 tahun. Gejala: anak tidak sadar, kejang tampak sebagai gerakan2 seluruh tangan dan kaki yang terjadi dalam waktu sangat singkat. Umumnya TIDAK BERBAHAYA, tidak menyebabkan KERUSAKAN OTAK.

Principles in fever management

Apa yang terpenting dalam menghadapi anak demam?
-Mencari tahu apa penyebab panasnya.
-Dengan mengetahui permasalahan, maka kita dapat bertindak secara rasional.

Prinsip utama tata laksana demam (sesuai panduan Mayo Clinic USA) :

-Orang tua tidak perlu panik, umumnya demam tidak membahayakan jiwa. Hal utama yang perlu dilakukan adalah mengamati perilaku anak. Bila saat suhu agak rendah anak masih tetap aktif, masih riang, masih mau main, maka kita tidak perlu cemas.
-Jangan memberikan obat panas bila demam tidak tinggi
-Cegah kemungkinan terjadinya dehidrasi -Mengetahui kapan harus cemas dan harus menghubungi dokter
Di lain pihak, setiap penyakit itu ada nature nya masing2, misalnya common cold – 3 – 10 hari – ya jangan minta 1-2 hari sembuh. Kita tidak bisa melawan alam.

American Academy of Pediatrics – membuat rekomendasi penanganan demam dengan
mencantumkan kondisi-kondisi dimana orang tua harus menghubungi dokternya:

-Bila bayi berusia < 3 bulan dengan suhu tubuh ³ 38C
-Bila bayi berusia 3 – 6 bulan dengan suhu tubuh ³ 38.3C
-Bayi dan anak berusia > 6 bulan, dengan suhu tubuh ³ 40C

Beberapa kondisi lainnya dimana anda perlu berkomunikasi dg dokter

-Tidak mau minum atau sudah mengalami dehidrasi
-Iritabel atau menangis terus menerus, tidak dapat ditenangkan
-Tidur terus menerus, lemas dan sulit dibangunkan (lethargic)
-Kejang
-Kaku kuduk leher,
-Sesak napas
-Gelisah, muntah, diare
-Sakit kepala hebat

Dengan demikian, pemeriksaan laboratorium pada hari pertama demam, umumnya tidak diperlukan kecuali pada kondisi seperti yang dikemukakan di atas.

Sponging to ease fever
 

Kompres untuk meredakan demam

Tidak jarang orang tua terperangah bila saya tidak memberikan obat dan
menyatakan – cukup kompres saja.
Kompres hangat akan menurunkan suhu anak dalam waktu 30 – 45 menit.

Kapan kita mengompres anak demam?

1. Uncomfortable
2. Suhu (40C)
3. Pernah kejang demam atau keluarga dekat pernah menderita kejang demam
4. Muntah-muntah sehingga obat tidak bisa masuk


Sumber : scabimanyu.wordpress.com

Monday, November 9, 2015

Rahasia Menghafal Al Quran 30 Juz

Rahasia Menghafal Al Quran 30 Juz dengan Rumus 20x20

ADA 3 PESAN SAAT KUCING HAMPIRI KETIKA KITA MAKAN

Tahukah Anda Ada 3 Pesan Saat Kucing Hampiri Kita Ketika Makan

 

 


 Berita Terkini 2015,  Kucing adalah salah satu hewan mamalia berkaki empat yang lucu dan paling banyak bisa dijumpai di sekitar kita. Keberadaan kucing ini sendiri juga sudah ada dalam ribuan tahun yang lalu.

Kucing merupakan salah satu jenis hewan yang banyak dijadikan peliharaan di rumah oleh banyak orang.

Pada riwayatnya, Nabi Muhammad SAW pun juga sangat menyukai kucing. Bahkan kucing merupakan binatang kesukaan Rasul. Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza.

Walaupun tidak semua orang menyukai dan memelihara kucing, tetapi yang pasti sebagian kita mungkin pernah didatangi oleh kucing saat beraktivitas. Contohnya ketika sedang makan.
Beberapa diantaranya mungkin memberikan makan, namun sebagian lagi justru mengusir kucing itu karena dianggap mengganggu.

Jika mengalami kondisi ini, jangan buru-buru untuk mengusir hewan kesayangan Rasullulah itu.
Kenapa kucing itu mendatangi Anda dan bukan orang lain yang juga tengah menyantap makanan serupa? Tahukah Anda bahwa kucing yang datang itu ternyata membawa ‘pesan’ atau tanda? 

Dikutip dari laman blog infoyunik.com, saat kucing mendatangi kita ada tiga tanda atau pesan yang tersimpan di dalamnya. Berikut tiga tanda kenapa kucing datang kepada kita, bukan orang lain:

Pesan Kedua

Memberi makanan kepada makhluk Allah termasuk kucing merupakan sebuah kebaikan. Allah akan melipatgandakan satu kebaikan dengan 10 kali lipat kebaikan lainnya. Terlebih jika kita memberikan dengan ikhlas dan tidak terpaksa.

Jika berbuat baik pada manusia, seseorang kerap menginginkan adanya balasan serupa dari orang lain. Namun tidak demikian jika manusia berbuat baik kepada kucing. Hewan ini tentu tidak bisa membalas apa yang sudah kita berikan terhadapnya.

Ketika membagi makanan dengan hewan ini, manusia belajar bagaimana rasanya memberi dengan penuh keikhlasan. Tindakan inilah yang seharusnya dilakukan manusia ketika memberi sesuatu kepada orang lain. 

Pesan Ketiga

 

Allah sedang memberitahu apabila kita tidak memberi makanan kepada kucing itu, sebenarnya kita sedang menolak rezeki baru yang akan Allah berikan. 

Rezeki itu luas bukan hanya sekedar uang, tetapi meliputi semua kehidupan. Semoga kita semua termasuk yang pandai membaca ‘tanda-tanda’ itu, dan bisa menarik hikmah dari kedatangan seeokor kucing saat kita sedang menyantap makanan.

Sumber : www.dream.co.id